Contoh Soal Algoritma Penjumlahan dan pengurangan Matriks

Comon Tech - Mungkin kalian sudah tahu apa arti dari algoritma? nah agar tidak lupa saya mengingatkan jadi sebuah Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis,  Kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma Urutan logis/langkah-langkah dalam algoritma harus dapat ditentukan dengan nilai Benar(TRUE) atau Salah(FALSE) Algoritma adalah jantungnya Ilmu komputer/ Informatika
Contoh Soal Algoritma Penjumlahan dan pengurangan Matriks
Misalkan ada 2 Ember yang berisi air(larutan) yang berwarna, (anggap saja Ember A dan Ember B). Ember A berisi air yang berwarna Merah, sedangkan Ember B berisi air yang berwarna Biru. Volume kedua ember tersebut sama.

Pertanyaannya? : Bagaimanakah cara pertukaran isi kedua ember itu sehingga nanti akan menjadi Ember A berisi air warna Biru, dan Ember B berisi air warna Merah?

Untuk melaksanakan suatu algoritma, diperlukan suatu bahasa pemrograman, contoh : Pascal, C++, Visual Basic, dan lain lain .Notasi algoritma dapat diterjemahkan kedalam bahasa pemrograman apapaun, dengan kata lain notasi algoritma bersifat independen.

Notasi Algoritmik :

  • Deskripsi
  • Flow Chart
  • Kode Pesudo

Perbedaan Algoritma dan Program


Program adalah kumpulan pernyataan komputer dan sedangkan Algoritma adalah metode dan tahapan sistematis dalam program, Program ditulis dengan menggunakan  bahasa  pemrograman. Jadi program adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman. Program = Algoritma + Bahasa (Struktur Data) bagaimanapun juga struktur data dan algoritma berhubungan sangat erat pada sebuah program. Algoritma yang baik tanpa pemilihan struktur data yang tepat akan membuat program menjadi kurang baik, demikian juga sebaliknya.

Algoritmna merupakan kerangka dasar dari konsep suatu program untuk menyelesaikan masalah. Algoritma tidak terikat dari suatu bahasa pemrograman manapun atau dengan kata lain bahasa yang digunakan adalah bebas dengan bahasa apapun, baik memakai bahasa Indonesia, bahasa Inggris atau bahasa lainnya. Baca juga Makalah Otonomi Daerah Terlengkap

Soal :

  1. Jumlah dan rata-rata sejumlah data menggunakan larik
  2. Penjumlahan dan pengurangan dua buah matriks

1. Jumlah dan Rata-rata sejumlah data menggunakan larik


Judul :
Program array_1 dimensi

Kamus:
var
C : array [1..3] of integer
i, jumlah : integer
Rata_rata : real

Algoritma
Begin
Jumlah := 0
For i := 1 to 3 do
Begin
Writeln(‘masukkan elemen ke=  ‘, i)
Readln(C[i])
End;

Writeln(‘hasil total adalah=   ‘)
For i := 1 to 3 do
Begin
Jumlah := jumlah + C[i]
End;

Writeln(‘jumlah total dari elemen array adalah ‘,jumlah)
Rata_rata := jumlah/3
Writeln(‘rata-rata adalah=  ‘, rata_rata :4:2)
End.

2. Penjumlahan dan pengurangan Matriks


Judul :
program MATRIK

Kamus :
type data = array[1..100,1..100] of integer
var matrikI,matrikII : data
    baris,kolom,pil : integer

procedure isimatrik
var  i,j : integer

begin
     writeln('MATRIK I')
     write('Masukan banyak baris = ')
    readln(baris)
     write('Masukan banyak kolom = ')
     readln(kolom)
     for i:=1 to baris do
         for j:=1 to kolom do
             begin
             gotoxy(j*10,i*5)
             readln(matrikI[i,j])
             end;
     clrscr;
     writeln('MATRIK II')
     write('Masukan banyak baris = ');readln(baris)
     write('Masukan banyak kolom = ');readln(kolom)
     for i:=1 to baris do
         for j:=1 to kolom do
             begin
             gotoxy(j*10,i*5)
             readln(matrikII[i,j])
             end;
end;

procedure jumlahmatrik(m1,m2 : data)
var hasil : data
    i,j   : integer
begin
     for i:=1 to baris do
         for j:=1 to kolom do
             begin
                 hasil[i,j]:=m1[i,j]+m2[i,j]
             end
     clrscr
     writeln('Hasil Penjumlahan MATRIK')
     for i:=1 to baris do
         for j:=1 to kolom do
             begin
             gotoxy(j*10,i*5)
             write(hasil[i,j])
             end;
     readln
end;

procedure kurangmatrik(m1,m2 : data)
var hasil : data
    i,j   : integer
begin
     for i:=1 to baris do
         for j:=1 to kolom do
             begin
                 hasil[i,j]:=m1[i,j]-m2[i,j]
             end;
     clrscr
     writeln('Hasil Penngurangan MATRIK')
     for i:=1 to baris do
         for j:=1 to kolom do
             begin
             gotoxy(j*10,i*5)
             write(hasil[i,j])
             end;
     readln
end;

Pertimbangan dalam pemilihan algoritma

pertama, algoritma haruslah benar. Artinya algoritma akan memberikan keluaran yang dikehendaki dari sejumlah masukan yang diberikan. Tidak peduli sebagus apapun algoritma, kalau memberikan keluaran yang salah, pastilah algoritma tersebut bukanlah algoritma yang baik kedua yang harus diperhatikan adalah kita harus mengetahui seberapa baik hasil yang dicapai oleh algoritma tersebut. Hal ini penting terutama pada algoritma untuk menyelesaikan masalah yang memerlukan aproksimasi hasil (hasil yang hanya berupa pendekatan). Baca juga Makalah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD)

 Algoritma yang baik harus mampu memberikan hasil yang sedekat mungkin dengan nilai yang sebenarnya. Ketiga adalah efisiensi algoritma. Efisiensi algoritma dapat ditinjau dari 2 hal yaitu  efisiensi waktu dan memori. meskipun algoritma memberikan keluaran yang benar (paling mendekati), tetapi jika kita harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan keluarannya, algoritma tersebut biasanya tidak akan dipakai, setiap orang menginginkan keluaran yang cepat. Begitu juga dengan memori, semakin besar memori yang terpakai maka semakin buruklah algoritma tersebut.

Untuk pengolahan data dengan komputer, urutan dasar pemecahan suatu masalah:

  1. START = berisi pernyataan untuk persiapan peralatan yang diperlukan sebelum menangani pemecahan persoalan
  2. READ = berisi pernyataan kegiatan untuk membaca data dari suatu peralatan input.
  3. PROSES = berisi kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.
  4. WRITE = berisi pernyataan untuk merekam hasil kegiatan ke peralatan output.
  5. END = mengakhiri kegiatan pengolahan.

Walaupun tidak ada kaidah-kaidah yang baku dalam penyusunan flowchart, namun ada beberapa anjuran:

  • Hindari pengulangan proses yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat.
  • Jalannya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas.
  • Setiap aliran proses harus ada akhirnya
  • Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END.

Mudah bukan dalam membuat sources code yang mudah dan simple semoga bermanfaat bagi anda dan belajar terus jika anda ingin meraih pencapaian anda dengan baik, sukses selalu dan semoga berhasil dalam segala dan jngan lupa berdoa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel