Contoh Makalah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD)

 Comon Tech - Dijaman milenial ini mungkin sudah banyak hal orang yang tidak menghargai dengan sosial budaya ada pula juga beberapa yang bisa di hitung. di Kondisi masyarakat secara objektif merupakan hasil tali temali antara lingkungan alam, lingkungan sosial serta karakteristik individu.. Perjalanan  panjang dalam rentangan periode kesejarahan telah mengajak masyarakat manusia menelusuri hakikat kehidupan dan tata cara kehidupan yang berkembang pesat hidup.

Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD)

Ruang gerak perubahan itupun juga berlapis-lapis, dimulai dari kelompok terkecil seperti keluarga sampai pada kejadian yang paling lengkap mencakup tarikan kekuatan kelembagaan dalam masyarakat nah di sini saya akan meberikan Contoh Makalah ISBD (Ilmu Sosial dan Budaya Dasar) sebagai berikut : Baca juga makalah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD)

ISBD AKAN MELAHIRKAN INSAN BERKEPRIBADIAN YANG MEMILIKI WAWASAN SOSIAL BUDAYA

Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar
Oleh Dosen Ir. H. Mumung Marthasasmita, MM,


DISUSUN OLEH :
MUHAMMAD ARDHI ANDREANSYAH
1803015131
( 2 C )

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF.DR.HAMKA
FAKULTAS TEKNIK
JAKARTA
2019




BAB 1

PENDAHULUAN

1.1.1 Latar Belakang

Sistem pendidikan modern cenderung mengarah pada suatu proses dehumanisasi. Ditandai oleh penajaman kajian keilmuan atau spesialisasi berlebihan dalam bidang-bidang tertentu. Maka sistem pendidikannya cenderung hanya memahami manusia pada satu aspek tertentu saja, sedangkan aspek-aspek lainnya diabaikan. Pendidikan seperti ini menghasilkan para lulusan dengan pola pikir, pola hidup bersifat materialistis dan perilaku mekanistik. Mereka menjadi suatu generasi yang miskin akan nilai-nilai kemanusiaan yang hakiki. Sangat mengkhawatirkan generasi depan. Mereka masuk ke dalam persaingan global dengan menghalalkan segala cara demi mencapai kesuksesan material semata.

Gambaran kecenderungan dunia pendidikan tinggi dewasa ini sangat mementingkan pengembangan spesialisasi, sementara pengembangan nilai-nilai kemanusiaan yang bersifat universal nyaris terabaikan. Maka anak didik perlu dibekali suatu kemampuan untuk memahami, memaknai dan mengamalkan nilai-nilai universal. Konsep pendidikan umum di Indonesia berangkat dari UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Berdasarkan dari tujuan pendidikan nasional, kurikulum pendidikan nasional Indonesia selalu memuat nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan secara terintegrasi.

Untuk ditingkat perguruan tinggi disebut Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) yaitu sekelompok mata kuliah yang memberikan landasan dalam pengembangan dunia spesialisnya masing-masing. MKDU diubah menjadi MPK dan MBB. Kedua kelompok bidang studi ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran mahasiswa perguruan tinggi Indonesia dalam pencapaian tujuan

1.1.2 Tujuan Penulisan

Berdasarkan analisis rumusan permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya, maka tujuan
yang ingin dicapai dalam penulisan ini adalah:

  1. Mengetahui pengertian ISBD
  2. Mengetahui hakekat dan ruang lingkup ISBD
  3. ISBD sebagai MBB dan pendidikan umum
  4. Mengetahui alasan ISBD dijadikan alternatif pemecahan masalah



BAB II
PERMASALAHAN


1.1.3 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang maka masalah-masalah yang di identifikasi :

  1. Problematika Sosial 
  2. Problematika Budaya


1.1.4 Batasan Masalah

Jika membahas mengenai perubahan sistem sosial budaya indonesia ini tentunya sangatlah panjang namun, perlu penulis cantumkan batasan dari pembahasan ini, yaitu antara lain pengertian perubahan sosial, beberapa bentuk peruabahan sosial dan budaya, faktor-faktor menyebabkan perubahan sosial, faktor yang mempengaruhi jalannya proses perubahan, proses peubahan social budaya,  perubahan dan fenomena social.

1.1.5 Tujuan dan Manfaat

Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah ISBD (Ilmu Sosial dan Budaya Daasar) serta untuk menambah wawasan dan ilmu tentang Sosial Budaya. Manfaat dari penulisan makalah ini adalah supaya semua pembaca paham tentang adanya perubahan social dan budaya khususnya pada masyarakat.




BAB III
PEMBAHASAN


A. Tujuan Pembelajaran Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar Yang utama

Setiap mata kuliah yang diberikan di Fakultas Teknik ini baik pada jurusan Informatika, Mesin maupun Elektro disesuaikan dengan kebutuhannya (Visi dan Misinya). Misalnya untuk matkul A pada prodi Informatika, maka tujuan atau sasarannya disesuaikan dengan kebutuhan di bidan teknik infomatika (Visi dan Misi prodi Informatika) dst. Seperti matkul Bahasa Inggris yang diajarkan, disesuaikan dengan misi/visi.

Proses pembelajaran (pembentukan karakter kepribadian, softskill, keterampilan dan kecakapan hidup), yang disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki sebagai mahluk Allah SWT yaitu sifat-sifat Asmaul Husnah). Oleh karena itu, setiap manusia mempunyai kesempatan yang sama untuk berhasil meraih keberhasilan. Yang membedakan adalah nilai perjuangannya serta daya tahan terhadap ujiannya.

Ilmu Sosial Buadaya Dasar (ISBD) adalah salah satu mata kuliah umum yang dikuliahkan kepada mahasiswa tahun awal di perguruan tinggi, mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar mengenai pengembangan kepribadian dan wawasan sosial budaya mahasiswa dalam menanggapi dan memecahkan nasalah sosial budaya dan masalah kemanusiaan yg timbul dlm masyarakat.

Dengan demikian sesuai tujuan dari pemberian ma teri kuliah ini, maka materi yang akan disampaikan telah disusun dan disesuaikan dengan lingkup kajian Ilmu Sosial Budaya Dasar yang meliputi

  • Aspek sosial/budaya dan
  • Aspek kemanusiaan (humaniora).  

Sesuai dengan tema kajian tersebut, maka kajian Ilmu Sosial Budaya Dasar dilakukan melalui pende katan gabungan (combinend approach), yaitu di sa tu sisi

  • Pendekatan terhadap manusia sebagai mahluk sosial (zoon politicon) dan interaksi dalam kelompok sosialnya. 
  • Sedangkan di sisi lain pendekatan terhadap manusia mahluk budaya (homo humanus) dan nilai2 kemanusiaan.

B. Lingkungan Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

Mengapa kalian harus dapat matkul Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD),  jawabanya adalah Melahirkan para sarjana sebagai warga negara yang baik dan cerdas (Good & Smart). yang memiliki  kemampuan dalam pengembangan kepribadian serta pengembangan wawasan sosial budaya.Kelompok Ilmu Pengetahuan Ilmu dan pengetahuan dapat dikelompokan menjadi 3 yaitu :

  1. Ilmu alamiah (natural sciences)
  2. Ilmu sosial (social sciences)
  3. Pengetahuan budaya (the humanities)

Kelompok ilmu alamiah bertujuan untuk memahami keteraturan yang terdpat dalm alam semesta. Untuk itu digunakan metode ilmiah. Tahapannya dimulai dari menentukan hukum yang berlaku untuk keteraturan itu dan hasil dianalisis serta di generalisasikan, lalu dibuat prediksi (Fisika, Kimia, Biologi, Kedokteran) Unsur ini meliputi kajian sebagai berikut:

  • Bentuk kelompok sosial budaya
  • Kebudayaan dan peradaban
  • Sistem nilai budaya dan pandangan hidup
  • Perubahan sistem nilai budaya
  • Akibat perubahan sistem nilai budaya

Unsur ini meliputi tema menganai manusia mahluk budaya dan nilai kemanusian

  • Hakikat manusia sama (universal)
  • Kebutuhan hidup manusia
  • Sikap dan perilaku manusia
  • Kehidupan manusiawi dan tidak manusiawi
  • Upaya memanusiakan manusia.

Kelima Tujuan Khusus dari Ilmu Sosial Budaya tersebut, dapat diuraikan secara lengkap sebagai berikut :

  • Peka terhadap sosial buadaya dan lingkungan sosial buadaya
  • Pandangan luas dan kritis
  • Calon pemimpin bangsa dan Negara
  • Kesadaran thdp nilai manusia dan kehidupan manusiawi
  • Kemampuan berpikir dan bertindak objektif


C. Keluarga Sehat Dan Sejahtera

Lingkup Kajian dan Tujuan Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)”,  sehingga kalian tahu dan mengerti tentang lingkup dan tujuan ISBD. Konsep sehat dan tidak sehat  adalah keadaan seseorang yang tidak sakit badan dan jiwa, cukup makanan bergizi, hidup di lingkungan bersih, serta perilaku dan interaksi sesuai dgn etika hukum. Sehat karena memenuhi syarat kehidupan modern. Apabila keluarga memenuhi 4 unsur tsb, maka keluarga ini disebut Keluarga Sehat (family in complete health). Pernyataan arti tidak sehat Pernyataan arti tidak sehat. Baca juga Soal Algoritma Penjumlahan dan pengurangan Matriks

  1. Tidak mampu beli makanan bergizi (Kel.miskin)
  2. Tinggal dilingkungan kotor dan bau (kel Kumuh)
  3. Tinggal dilingk. Kotor dan becek (Kel Jorok)
  4. Sering melakukan kejahatan dan onar (Kel.Brengek)
  5. Istilah-istilah sejenis lainnya.

Konsep sejahtera ada 2, yaitu sejahtera dalam ar ti hidup berkecukupan sempurna atau lengkap dan sejahtera dalam arti hidup makmur.  Sejahtera yang sempurna atau lengkap adalah keadaan hidup yg makmur, teratur, bersistem nilai, sehat, aman, dan tentram serta senang. Sejahtera yang makmur adalah cukup sandang, pangan, dan perumahan. Tipe Kelompkok Sosial Budaya :

  1. Lingkungan sosial budaya
  2. Bentuk sosial budaya
  3. Cara hidupo sosial budaya
  4. Tujuan sosial budaya

Lingkungan sosial budaya adalah sejumlah manusia yg hidup berkelompok dan saling interaksi secara teratur guna memenuhi kepentingan bersama. Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yg paling sempurna karena dibekali oleh penciptanya dengan budaya. Agar manusia dan budayanya dapat berkembangdengan sempurna, dia harus hidup bersama dgn manusia lainnnya.  Ada 4 macam tipe kelompok sosial buadaya.

  1. Tipe yang didasarkan kesatuan geografis
  2. Tipe yang didasarkan ikatan perkawinan/hub darah
  3. Tipe yang didasarkan kepentingan yang sama
  4. Tipe yang didasarkan keahlian profesional/usaha

Ragam tipe kelompok sosial sebagi berikut :

  1. Kesatuan geografis
  2. Ikatan perkawinan dan hubungan darah
  3. Kepentingan yang sama
  4. Keahlian dan profesional


D. Manusia, Kebutuhan Dan Etika

Konsep maupun kenyataan di lapangan tentang keluarga sehat dan sejahtera,  sehingga kalian tahu dan mengerti tentang keluraga yang disebut sehat dan sejahtera. Kesempurnaan manusia terletak pada adab dan budaya, serta dilengkapi dengan akal, nurani dan kehendak yang terdapat dalam jiwa manusia. Akal (ratio,cipta) berfungsi sebagai alat berfikir dan sumber ilmu pengetahuan, dengan akal manusia menilai fakta, peristiwa dan lingkungan mana yang benar dnmana yang salah.

Nurani (conscience, daya rasa) berfungsi sebagai alat merasa, menentukan kata hati dan sumber kesenian Dengan nurani manusia menilai fakta, peristiwa mana yang indah dan baik, serta mana yang jelek. Kehendak (desire, daya karsa) berfungsi sebagai alat memutus, menentukan kebutuhan dan sumber kegunaan. Dengan kehendak manusia menilai fakta, peristia dan lingkungan mana yang dikehendaki atau dibutuhkan karena berguna (bermanfaat) dan mana yang ditolak atau tidak dibutuhkan karena tidak berguna (tidak bermanfaat). 

  • Daya indera dan daya rasa
  • Daya indera diperoleh melalui pancaindera, yaitu:
  • Mata untuk melihat
  • untuk mendenar
  • Lidah untuk mengecap (taste)
  • Hidung untuk mencium bau
  • untuk merasa (sentuhan).
  • Pancaindera menghubungkan  manusia dengan lingkungan

Daya rasa / perasaan rohani :

  1. Perasaan intelektual, perasaan dengan ilmu pength
  2. Perasaan estetis, perasaan dengan keindahan
  3. Perasaan etis, perasaan dengan kebaikan
  4. Perasaan diri, perasaan dengan harga diri
  5. Perasaan sosial, perasaan dengan kelompok
  6. Perasaan religius, peasaan dengan agama

Teori eksistensi memandang manusia itu secara kongkrit seperti yang kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari. Eksistensi manusia adalah kontek kehidupan kongkret adalah mahluk alamiah yang terikat dengan lingkunganya (ekologi), memiliki sifaf-sifat alamiah dan tunduk pada hukum alamiah. Keterikatan pada degan lingkungan tercermin pada kebutuhan sosial.


Pengertian Konsep Moral 

Moral berasal dari kata latin Mos dan dalam bahasa inggris moral dan dalam  dibekali degan sifat-sifat baik, moral bersifat asasi yaitu sifat yang diturunkan Tuhan kepada manusia agar selalu berbuat baik, jujur, adil dan itu adalah benar serta bermanfaat bagi pelaku dan orang lain.

Contoh tidakan kesalahan moral sebagai berikut:

  • Melakukan pemerkosaan, pemerasan dsb
  • Berbuat kejam terhadap keluarga dan menterlantarkan
  • Berkendaraan ugal2an di jalan raya
  • Tidak mau melayani pasien org miskin
  • Melemparkan bom rakitan di tempat ramai
  • Bertindak sewenang-wenang terhadap rakyat atau bawahan.

Ada 2 hubungan dalam kehidupan manusia, hubungan manusia dengan Tuhan Sang Pencipta dan hubungan Sesama manusia dalam hidup bermasyarakat. Hubungan manusia dengan Sang Pencipta, adalah Tuhan adalah sebab dan manusia adalah akibat. Dalam hubungan sesama manusia, individu adalah sebab dan sikap/perbuatan adalah akibat. 

Ada 2 jenis sumber Etika / Moral  sebagai berikut :

  • Tuhan Sang Pencipta
  •  (Masyarakat)

Upaya pembinaan dan pemeliharaan Moral sebagai berikut :

  1. Meningkatkan pendidikan dan pelatihan
  2. Meningkatkan dan memantapkan ketaqwaan
  3. Berkomunikasi degan orang baik
  4. Memperbanyak pengalaman 
  5. Selalu bersikap susila, sabar dan tidak putus asa
  6. Utamakan mempergunakan pertimbangan akal
  7. Hindari perilaku tercela
  8. Perbanyak perbuatan bermanfaat bagi diri dan orang lain
  9. Silaturahmi saling memberi amanah
  10. Perbanyak perbuatan bermanfaat bagi diri dan orang lain


E. Kebudayaan, Peradaban dan Sistem Nilai  Budaya

Manusia memenuhi kebutuhan dan etika dalam kehidupannya, sehingga kalian tahu dan mengerti tentang hakekat manusia termasuk kebutuhan serta etika dalam kehidupannya. Kebudayan merupakan perkembangan darir bentuk jamak budi-daya, yang artinya daya dari budi, kekuatan dan akal. Dengan demikian, kebudayaan dapat diartikan hasil kerja sama antara akal dengan kekuatan manusia (Koencaraningrat, 1989: 181).

Menurut Koentjaraningrat, ada 3 wujud yaitu :

  • Keseluruhan ide, gagasan, nilai, norma, peraturan yg berfungsi mengatur
  • Mengendalikan dan memberi arah kepada kelakuan dan perbuatan manusia dalam masyarakat yang disebut Adat Tata Kelakuan.
  • Keseluruhan aktifitas, yg disebut Sistem Sosial.
  • Benda2 hasil budaya manusia, Kebudayaan Fisik.

Nilai-Nilai insani meliputi wujud nilai etika yg terdapat pada nilai ide dan gagasan serta nilai yang terdapat pada aktifitas, sedangkan  nilai estetika yang terdapat pada benda-benda budaya manusia. Nilai etika krn menyangkut kelakuan / perbuatan manusia. Nilai estetika karena menyangkut hasil karya  manusia yang berguna dan menyenangkan serta mensejahterakan. Perwujudan budaya yg didasarkan pada akal semata dgn mengabaikan nurani, akan berlainan dgn perwujudan budaya yg didasarkan pada akal, nurai, dan kehendak sebagai kesatuan yang utuh.

Akibat timbulnya pernyataan tentang peradaban dan kebudayaan. Kebudayaan adalah keseluruhan gagasan dan karya manusia yg harus dibiasakannya dgn belajar, beserta keseluruhan hasil budi dan kerjanya. Sedangkan peradaban dapat disejajarkan dgn istilah yg biasanya dipakai utk unsur-unsur dan bagian-bagian kebudayaan yang halus dan indah, seperti kesenian, Ilmu pengetahuan serta sopan-santun. Apabila kebudayaan dipandang dari sisi manfaatbagi umat manusia, jelaslah tidak sama manfaat antara kebudayaan bangsa yang satu dengan kebudayaan bangsa yang lainnya. Manusia dari satu sisi sama hakikatnya, tetapi dari sisi kebudayaan adalah berbeda.

Konsep nilai dan sistem nilai buadaya Nilai adalah segala sesuatu yang menarik bagi manusia sebagai subjek (Perry, 1954). Nilai adalah segala sesuatu yg baik dan yang buruk (Pepper, 1958)Nilai adalah perasaan tentang apa yg diinginkan atau yang tidak di inginkan, atau apa yg boleh / tidak boleh (Alvin R. Bertrand, 1987). Berdasarkan beberapa pengertian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa sesuatu dianggap bernilai apabila arah pilihan ditujukan kepada yang baik, yg menarik dan yg dibolehkan Pengembangan sistem nilai budaya.

Pengembangan sistem nilai budaya, berorientasi Pada 5 masalah pokok:

  1. Hidup manusia, disingkat HM
  2. Karya manusia, disingkat KM
  3. Kedudukan manusia dalam ruang denga waktu (MW)
  4. Hubungan Manusia degan alam, disingkat MA
  5. Hubungan Manusia degan sesamanya, disingkat MM

Ada kebudayaan yg memandang hakekat hidup manusia adalah buruk dan menyedihkan, karena itu harus dihindari degan usaha agar hidup menjadi baik dan menggembirakan. Ada pula yang memandang hakikat hidup itu sebagai sesuatu yang baik dan menggembirakan, krn itu harus diisi. Ada kebudayaan yang memandang hakikat karya manusia untuk memungkinkan manusia hidup, karena itu karya dipandang sebgai sumber nafkah hidup.

Ada pula  kebudayaan yang memandang hakikat hidup karya manusia untuk memberi manusiakedudukana atau kehormatan dalam masyarakat, karena itu manusia menjadi sumber kedudukan, kehormatan dan harga diri.  Ada kebudayaan yang memandang hakikat waktu hidup manusia lebih mementingkan dimasa lampau, ada yang beorientasi mementingkan kehidupan di masa sekarang dan ada pula yang berorientasi sejauh mungkin pada kehidupan manusia di masa yg akan datang, karena itu perencanaan hidup  menjadi sesuatu yang amat penting.

Ada kebudayaan yang memandang hakikat hubungan sesama manusia lebih mementingkan hubungan horizontal antara sesama manusia, karena itu ada rasa kebergantungan antara sesamanya, seperti jiwa gotong-royong dan tolong-menolong. Ada pula kebudayaan yang memandang hakikat hubungan sesama manusia lebih mementingkan hubungan. vertikal (Hub Senior)

Bentuk Pola kehidupan sebagai  berikut :

  1. Ikatan perkawinan dan keturunan darah (kel)
  2. Kesatuan geografis, seperti desa dan marga
  3. Kesamaan asal-usul, seperti etnis
  4. Kesamaan kepentingan dan tujuan (Org)
  5. Kesamaan keahlian dan keterampilan, seperti profesi keilmuan.

Alasan perubahan sistem nilai budaya sebagai berikut :

  1. Jarak komunikasi antar kelompok etnis
  2. Pelaksanaan pembangunan
  3. Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi


F. Masyarakat dan Pandangan Hidup

Kebudayaan, Peradaban dan Systim Nilai Budaya, sehingga kalian tahu dan mengerti tentang hakekat kebudayaan terkait dengan peradabannya serta sistem nilai budaya. Pandangan hidup adalah hasil pemikiran dan pengalaman yang berpedoman pada nilai2 kehidu pan yang memberi manfaat, sehingga dijadikan pegangan, pedoman, pengarahan dan petunjuk hidup. Pandangan hidup tidak timbul dalam waktu singkat, tetapi melalui proses pengalaman yang terus-menerus dan lama. Pandangan hidup tradisional merupakan gambaran pola hidup tradisional, seperti:

  • Norma kehidupan keagamaan (PHT Religius)
  • Norma kehidupan keluarga (PHT Keluarga)
  • Norma kehidupan gotong-rotong (PHT Gotong royong).

Pandangan hidup moden selalu dikaitkan dengan kehidupan modern yang berbasisi organisasi atau partai. Apabila pandanan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup tersebut disebut Ideologi Bermacam tipe pandangan hidup sebagai berikut :

  • Pandangan hidup liberalisme
  • Pandangan hidup sosialisme
  • Pandangan hidup komunisme
  • Pandangan hidup religius

Menurut pandangan ini, anggota organisasi atau warga negara berusaha untuk mewujudkan kesejahteraan bersama secara kolektif berdasarkan prinsip kebersamaan sesuai dengan ajaran agama dan diridhoi oleh Tuhan. (Mesir, Siria, Libia, Irak, Indonesia, Malaysia dll).
Unsur-Unsur pandangan hidup yaitu :

  • Cita-Cita
  • Kebajikan

Keyakinan / kepercayaan terdiri dari :

  • Aliran naturalisme 

Hidup manusia dihubungkan dgn kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan itu dari natur dan natur itu dari Tuhan

  • Aliran intelektualisme

Dasar aliran ini adalah akal/logika, manusia mengutamakan akal dan dengan akal manusia berpikir.

  • Aliran gabungan

Dasar aliran ini adalah kekuatan gaib dan juga akal, dimana kekuatan gaib artinya kekuatan yg berasal dari Tuhan dan percaya kepada Tuhan sebagai dasar keyakinan

Ajaran agama ada 2 macam, yaitu:

  1. Ajaran agama yang dogmatik, yang disampaikan Tuhan melalui para nabi (Al Quran/kitab suci)
  2. Ajaran agama dari pemuka agama, sebagai hasil pemikiran manusia dan sifatnya relartif (terbatas) misalnya petuah/nasehat.

Akal adalah dasar kebudayaan yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Segala sesuatu dinilai dgn akal, baik sbg logika berpikir maupun sebagai daya rasa (hati nurani).Keindahan asal kata dari indah yg artinya bagus, cantik, molek, elok dan permai, yaitu sifat yang menyenangkan, mengembirakan, menarik perhatian, dan tidak membosankan.Melalui pancaindera, keindahan bisa dinikmati.
Rasa keindahan, meliputi:

  1. Menyenangkan (happy)
  2. Menggembirakan (cheerful)
  3. Menarik perhatian (attractive)
  4. Tidak membosankan (unboring) 

Sifat keindahan juga adalah kewajaran, artinya tidak pernah dilupakan, tidak pernah hilang atau susut. Suatu foto yg dicetak melebihi indah dari warna aslinya, justru menjai jelek karena berlebihan. Keburukan itu tidak menyenangkan dan tidak menggembiraka, juga tidak menarik
Keindahan dan karya cipta yaitu:

  • Kontemplasi dan ekstasi
  • Keindahan, keserasian dan kehalusan
  • Kretivitas dan karya cipta

Contoh karya cipta berupa novel, yang menggambarkan nilai budaya usang, antara lain:

  • Layar terkembang, karya SutanTakdir Alisyahbana
  • Siti Nurbaya, karya Marah Rusli
  • Kalu tak untung, karya Saleguri

Keindahan dapat meresap pada jiwa manusia, apabila diresapi dan dihayati.  Untuk itu perlu dilakukan berbagai pendekatan terhadap keindahan. Melaluiberbagai pendekatan akan dapat dirasakan  pengaruh keindahan terhadap jiwa manusia. Pengaruh tersebut akan terwujud dalam bentuk kehalusan sikap, tingkah laku, dan perbuatan manusia itu.


BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN


1.1.6  Kesimpulan

Dalam makalah ini kami menyimpulkan Masyarakat manusia di manapun tempatnya pasti mendambakan kemajuan dan peningkatan kesejahteraan yang optimal. Kondisi masyarakat secara obyektif merupakan hasil tali temali antara lingkungan alam, lingkungan sosial serta karakteristik individu.. Perjalanan  panjang dalam rentangan periode kesejarahan telah mengajak masyarakat manusia menelusuri hakikat kehidupan dan tata cara kehidupan yang berkembang pesat hidup. Ruang gerak perubahan itupun juga berlapis-lapis, dimulai dari kelompok terkecil seperti keluarga sampai pada kejadian yang paling lengkap mencakup tarikan kekuatan kelembagaan dalam masyarakat.

Perubahan sosial adalah suatu proses yang luas,lengkap yang mencakup suatu tatanan kehidupan manusia. Perubahan sosial akan mempengaruhi segala aktivitas maupun orientasi pendidikan yang berlangsung. Sebagai bagian dari pranata sosial, tentunya pendidikan akan ikut terjaring dalam hukum-hukum perubahan sosial yang terjadi di dalam masyarakat. Sebaliknya, pendidikan sebagai wadah  pengembangan kualitas manusia dan segala pengetahuan tentunya menjadi agen  penting yang ikut menentukan perubahan social masyarakat ke depan. Budaya sangat erat sekali dengan kehidupan kita di masyarakat. Kebudayaan ini  pasti terdapat di dalam masyarakat di seluruh belahan dunia. Oleh karena itu, marilah kita jaga bersama budaya yang telah kita miliki dan janganlah kita serahkan kebudayaan ini kepada Negara lain.


1.1.7 SARAN

Penulis menyarankan supaya kita semua baik penulis maupun pembaca mau untuk menjaga budaya kita dan janganlah menghilangkannya Karena itu merupakan hal yang sangat berharga sekali.Penulis juga menyarankan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan masalah budaya khususnya di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Diharapkan dengan adanya suatu mata kuliah umum ini, semua mahasiswa dapat menjadi orang yang berbudaya. Yang ditandai dengan berbagai bentuk sikap dan tingkah laku yang berdab. Serta dapat menjadi orang yang memiliki berbagai kemampuan dalam menjabarkan permasalahan dan mengatasi permasalahan


BAB V
PENUTUP


DAFTAR PUSTAKA

Materi yang di ambil dari setiap pertemuan yaitu pertemuan :
Ir. H. Mumung Marthasasmita, MM, ISBD  Pertemuan 1 : Tujuan Pembelajaran ISBD Yang Utama
Ir. H. Mumung Marthasasmita, MM, ISBD Pertemuan 2 : Lingkungan Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Dasar 
Ir. H. Mumung Marthasasmita, MM, ISBD Pertemuan 3 : Keluarga, Sehat, dan Sejahtera
Ir. H. Mumung Marthasasmita, MM, ISBD Pertemuan 4 : Manusia, Kebutuhan dan Etika
Ir. H. Mumung Marthasasmita, MM, ISBD Pertemuan 5 : Kebudayaan, Peradaban, dan Nilai Budaya
Ir. H. Mumung Marthasasmita, MM, ISBD Pertemuan 6 : Masyarakat dan Pandangan Hidup


Mungkin itu saja yang saya bisa sampaikan dan suatu proses yang luas,lengkap yang mencakup suatu tatanan kehidupan manusia. Perubahan sosial akan mempengaruhi segala aktivitas maupun orientasi pendidikan yang berlangsung. Sebagai bagian dari pranata sosial, tentunya pendidikan akan ikut terjaring dalam hukum-hukum perubahan sosial yang terjadi di dalam masyarakat. semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel